Artikel

Berapa Lama Telur Dapat Disimpan? Ini Batas Expirednya!
  • 04 Apr 2019 11:25
Berapa Lama Telur Dapat Disimpan? Ini Batas Expirednya!

Telur merupakan bahan makanan umum yang mudah sekali dijumpai di mana-mana. Tidak hanya untuk pelaku industri kuliner, telur juga menjadi salah satu menu favorit rumahan. 

Jika kita ingat-ingat berapa banyak menu makanan yang menggunakan telur sebagai bahan dasarnya? Banyak sekali! Selain mudah diolah, telur juga dianggap praktis dan merupakan bahan makanan yang awet disimpan sehingga sangat cocok untuk Anda yang menginginkan makanan praktis namun tetap sehat. 

Telur dikenal sebagai sumber protein yang tinggi dan baik untuk kesehatan. Selain protein, telur juga kaya akan asam folat, vitamin A, vitamin B2, vitamin B5, vitamin B12, vitamin B6, vitamin D, vitamin E, vitamin K, fosfor, selenium, kalsium, dan zat besi. 

Namun jangan salah, meskipun memiliki kandungan vitamin yang tinggi, mudah diolah, dan praktis dalam penyimpanan, telur tetap saja merupakan bahan makanan mentah yang memiliki batas layak konsumsi. 

Pertanyaanya, berapa lama telur dapat disimpan? Dan bagaimana cara menyimpan telur agar lebih tahan lama? 

Dilansir dari berbagai sumber, telur dapat disimpan 2-3 minggu di udara terbuka dan 4-5 minggu di dalam lemari es. Disarankan untuk menyimpan telur di bagian dalam lemari es, menyimpan telur di dalam rak telur di lemari es dianggap kurang baik karena tidak adanya sirkulasi udara yang baik sehingga mempercepat proses pembusukan di dalam telur. 

Jika Anda ingin telur yang Anda simpan memiliki waktu layak konsumsi lebih lama lagi, Anda dapat menyimpannya dengan kardus karton di dalam lemari es. Selain untuk menghindari benturan, kardus juga dapat menyerap lembab sehingga memberikan sirkulasi udara yang lebih baik lagi. 

Anda dapat melakukan percobaan untuk mengetahui sebuah telur masih layak di konsumsi atau tidak. Cukup celupkan telur ke dalam wadah berisi air. Apabila telur tenggelam artinya telur masih layak dikonsumsi, namun jika telur terampung sangat disarankan untuk tidak mengonsumsinnya karena itu pertanda kualitas telur sudah buruk. 

Anda dapat mempelajari lebih dalam mengenai kelayakan makanan dan bahan makanan di dalamnya dengan mengikuti training Food Defense and Food Fraud bersama kami. Di training ini Anda akan dibekali dengan menjaga sistem keamanan pangan, salah satunya dengan mengawasi bahan makanan yang layak konsumsi. Bagaimana cara mendaftarnya? Silakan klik di sini!